Kurikulum Pelatihan Content Creator
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Tuhan yang Maha
Pengasih lagi Maha Penyayang. Puji syukur penyusun panjatkan kehadirat-Nya
karena dengan rahmat dan hidayahnyalah, penyusun dapat menyelesaikan kurikulum
pelatihan yang berjudul “Kurikulum Pelatihan Content Creator”.
Tidak lupa penyusun ucapkan terima kasih
kepada berbagai pihak yang telah membantu. Kurikulum ini dalam proses
pembelajaran diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi narasumber/
fasilitator dan peserta Pelatihan Content Creator.
Penyusun menyadari dalam pembuatan
kurikulum ini tidaklah sempurna. Maka dari itu, penyusun mengharapkan kritik
dan saran yang membangun dari berbagai pihak. Demi penyempurnaan dimasa mendatang
dan dimungkinkan untuk semakin melengkapi kurikulum pelatihan ini.
Harapan penyusun tidak lain adalah bahwa
kurikulum ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.
Samarinda, 8 Desember 2022
Penyusun
DAFTAR ISI
BAB II PERAN, FUNGSI,
DAN KOMPETENSI
BAB IV PESERTA, PELATIH/FASILITAROR, NARASUMBER
BAB V STRUKTUR PROGRAM PEMBELAJARAN
BAB VI GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)
BAB VII DIAGRAM PROSES PEMBELAJARAN
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Perkembangan
teknologi dan internet yang sangat pesat ini membawa dampak besar bagi berbagai
bidang kehidupan manusia. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak dapat di
hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai
dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Daya pengaruhnya sangat besar, karena
ditopang oleh sistem sosial yang kuat, dan dalam kecepatan yang makin tinggi,
teknologi telah menjadi pengarah hidup manusia. Perkembangan teknologi memang
sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif
bagi kehidupan manusia.
Teknologi
Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk
memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai
cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang
relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk
pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk
mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan
komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi
digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.
Seiring
dunia digital yang berkembang sangat pesat, perkembangan tersebut menjadikan
peluang baik untuk orang-orang yang ingin menekuni profesi sebagai Content
Creator. Content creator adalah profesi yang memproduksi suatu konten, baik
berupa tulisan, gambar, video, suara, ataupun gabungan dari dua lebih materi.
Konten tersebut dibuat untuk media digital. Content creator merupakan profesi
yang bisa digeluti oleh orang dari semua kalangan, tidak hanya artis atau orang
yang memiliki popularitas tinggi saja. Karena kreatif orang-orang tersebut,
maka mulai banyak yang membuat karya atau video, mulai dari bermain game,
podcast, vlog, konten olahraga, dan masih banyak lagi. Namun, tidak mudah untuk
menjadi seorang contemt creator karena tidak semua orang memiliki kreativitas
dalam membuat content.
Salah
satu bentuk usaha dalam menghadapi perkembangan dunia digital adalah menciptakan
konten-konten yang sangat menarik dan dapat menarik daya minat. Mengingat
content creator ini penting, maka di perlukan pelatihan yang sifatmya untuk
peningkatan kemampuan yang menitikberatkan pada keterampilan dalam pembuatan
content yang menarik dan dapat mengundang daya minat. Diharapakan mengikuti
pelatihan content creator mampu menciptakan content content yang menarik minat
serta memasarkannya sehingga mampu membangun personal branding. Dengan
demikian, maka perlu menetapkan Kurikulum Pelatihan Content Creator.
B. Filosofi
Peserta
pelatihan content creator, diselenggarakan dengan memperhatikan:
1. Prinsip
Andragogy, yaitu bahwa selama pelatihan, peserta berhak untuk:
a) merasa
nyaman, aman dan diterima oleh komunitas yang terlibat dalam pembelajaran
b) diberi
kesempatan secara berkala untuk dapat “berkonfrontasi” dengan informasi dan pengalaman
menuju kompetensi baru sebagai content creator
c) dipertimbangkan
setiap ide dan pendapat, sejauh berada di dalam konteks pelatihan
d) tidak
dipermalukan, dilecehkan, ataupun diabaikan
2. Berorientasi
kepada peserta, dimana peserta berhak untuk:
a) mendapatkan
1 paket bahan pelajaran tentang pelatihan content creator
b) mendapatkan
pelatih profesional yang dapat menfasilitasi dengan berbagai metode, melakukan
umpan balik, dan menguasai materi
c) belajar
sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki, baik secara visual, auditorial maupun
kinestetik (gerak)
d) belajar
dengan modal pengetahuan yang dimiliki masing masing
e) melakukan
refleksi dan memberikan umpan balik secara terbuka
f) melakukan
evaluasi (bagi penyelenggara maupun fasilitator) dan dievaluasi tingkat
pemahaman dan kemampuannya
3. Berbasis
kompetensi, yang memungkinkan peserta untuk:
a) mengembangkan
keterampilan langkah demi langkah dalam memperoleh kompetensi yang diharapkan
dalam menjadi content creator
b) memperoleh
sertifikat setelah dinyatakan berhasil mendapatkan kompetensi yang diharapkan
pada akhir pelatihan
4. Learning
by doing yang memungkinkan peserta untuk:
a) berkesempatan
melakukan eksperimentasi berbagai kasus pelatihan dengan menggunakan metode
pembelajaran antara lain demonstrasi/peragaan, studi kasus, dan praktik baik
secara individu maupun kelompok
b) melakukan
penggalangan ataupun perbaikan yang dirasakan perlu
BAB II
PERAN, FUNGSI, DAN KOMPETENSI
A.
Peran
Setelah
mengikuti Pelatihan content creator, peserta berperan sebagai content creator di
berbagai platform media sosial.
B.
Fungsi
Dalam melaksanakan perannya, peserta
mempunyai fungsi:
- Menulis, meninjau, mengedit,
dan membuat konten untuk platform yang digunakan perusahaan untuk marketing
- Melakukan riset dan interview untuk
mempelajari tren terkini serta dalam pengembangan konten
- Menggunakan media sosial
untuk consumer engagement, merespons komplain, dan
mempromosikan produk/layanan perusahaan
- Berkolaborasi dengan departemen
internal untuk melakukan campaign mulai dari proses hingga evaluasi
- Monitoring media sosial dan company
website
C.
Kompetensi
Untuk menjalankan fungsinya peserta
memiliki kompetensi dalam:
1. Menjelaskan
konsep dasar dan potensi kerja menjadi seorang content creator
2. Mengimplementasikan
cara berfikir seorang content creator
3. Menelaah
panduan menjadi seorang content creator
4. Menciptakan
content yang creative dan menarik daya minat
5. Mendemonstrasikan
content diberbagai platfrom media sosial
6. Membangun
kerja sama dengan berbagai brand dalam pembuatan content sehingga
menghasilkan uang
BAB III
TUJUAN PELATIHAN
A.
Tujuan Umum
Setelah
selesai mengikuti pelatihan ini peserta dapat memahami dan membuat
content-content yang dapat menarik perhatian serta pemahaman bagaimana
memasarkan content tersebut sehingga mampu meningkatkan personal branding dan
menambah penghasilan.
B.
Tujuan Khusus
Setelah mengikuti
pelatihan ini, peserta mampu:
1. Menjelaskan
konsep dasar dan potensi kerja menjadi seorang content creator
2. Mengimplementasikan
cara berfikir seorang content creator
3. Menelaah
panduan menjadi seorang content creator
4. Menciptakan
content yang creative dan menarik daya minat
5. Mendemonstrasikan
content diberbagai platfrom media sosial
6. Membangun
kerja sama dengan berbagai brand dalam pembuatan content sehingga
menghasilkan uang
BAB IV
PESERTA, PELATIH/FASILITAROR, NARASUMBER
A. Peserta
1. Jumlah
Peserta
Peserta
berjulmah 25 orang dalam satu kelas
2. Kriteria
Peserta
a) Laki-laki/perempuan
berwarga negara Indonesia
b) Berusia
17-40 tahun pada saat mendaftar
c) Minimal
lulusan SMP/Sederajat
d) Memiliki
smartphone/laptop dan mampu mengoperasikannya
B. Pelatih/Fasilitator
Pelatih
adalah seseorang yang menguasai materi dan berpengalaman di bidang yang akan
diajarkan dan mengetahui teknik evaluasi hasil pelatihan.
C.
Penyelenggara
1. Institusi
yang berwenang dalam melaksanakan pelatihan atau unit fungsional
2. Mempunyai
SDM pengendali pelatihan atau seseorang yang ditunjuk sebagai pengendali proses
pembelajaran, yang menguasai materi pelatihan
3. Mempunyai
minimal 1 orang tenaga SDM yang pernah mengikuti Training Officer Course/TOC
BAB V
STRUKTUR PROGRAM PEMBELAJARAN
Untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan maka disusunlah materi yang akan
diberikan secara rinci pada tabel berikut:
|
No |
Materi |
Waktu |
|||
|
Teori |
Penugasan |
Praktek
Lapangan |
Jumlah |
||
|
A |
Materi Dasar (MD) |
||||
|
|
1. Pengenalan Content Creator 1.1. Konsep Dasar Content Creator 1.2. Potensi Kerja Content Creator |
2 |
1 |
- |
3 |
|
Sub
Total-A |
2 |
1 |
|
3 |
|
|
B |
Materi Inti (MI) |
||||
|
|
1. Berfikir
Seorang Content Creator 1.1
Kesalahan content creator
pemula 1.2
Cara Menghadapi hambatan dalam berkarya 1.3
Tips untuk content creator pemula |
4 |
2 |
- |
6 |
|
2.
Panduan
menjadi Content Creator 2.1
Membangun Personal Branding 2.2
Content Pillar dan Editorial
Plan 2.3
Alat membuat konten |
2 |
3 |
- |
5 |
|
|
3. Membuat
Content Creative 3.1
Pemilihan Dasar Tema 3.2
Cara Mendapatkan Sumber Ide 3.3
Creative Thingking 3.4
Storytelling 3.5
Copywriting |
6 |
8 |
- |
14 |
|
|
4. Pemasaran
Content 4.1
Content Marketing 4.2
Platform untuk
memasarkan Content 4.3
Strategi Posting 4.4
Analisa Performa Content |
5 |
4 |
- |
9 |
|
|
5. Membangun
Kerja Sama dengan Brand 5.1
Konsep Creator Economy 5.2
Cara menghasilkan uang dari media
sosial 5.3
Teknik dilirik dan bernegoisasi
dengan brand 5.4
Tips berkarir di industri kreatif |
3 |
5 |
- |
8 |
|
|
Sub
Total B |
20 |
22 |
- |
42 |
|
|
C |
Materi Penunjang (MP) |
||||
|
|
1. Building
Learning Commitment 1.1
Perkenalan 1.2
Penyiapan Diri 1.3
Harapan bersama 1.4
Norma dan Kontrol Kolektif |
1 |
2 |
- |
3 |
|
Sub
Total C |
1 |
2 |
- |
3 |
|
|
Sub
Total A-C |
23 |
25 |
- |
48 |
|
Catatan:
T = Teori, P = Penugasan, PL = Praktek Lapangan, dan 1 JP = 45 Menit
BAB VI
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)
Nomor : MD
1
Materi : Pengenalan Content Creator
Waktu : 3
Jpl (T = 2 Jpl, P = 1 Jpl, PL= 0 Jpl
Tujuan
Pembelajran Umum (TPU) : Setelah
selesai mengikuti materi ini, peserta mampu menjelaskan konsep dasar dan potensi kerja
menjadi seorang content creator
|
Tujuan
Pembelajaran Khusus (TPK) |
Pokok
Bahasan |
Metoda |
Alat
Bantu/Media |
Referensi |
|
Setelah
mengikuti materi ini peserta mampu: |
||||
|
1.
Menjelaskan konsep dasar content
creator |
Konsep
Dasar Content Creator 1. Definisi
Content Creator 2. Tugas
Content Creator 3. Skill
yang diperlukan menjadi content creator |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul Pelatihan |
|
2. Menjelaskan
Potensi Kerja dari seorang content creator |
Potensi
Kerja Content Creator |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
Nomor :
MI 1
Materi : Berfikir seorang Content Creator
Waktu : 6 Jpl (T = 4 Jpl, P = 2 Jpl, PL= 0 Jpl)
Tujuan
Pembelajran Umum (TPU) : Setelah
selesai mengikuti materi ini, peserta mampu mengimplementasikan cara berfikir
seorang content creator.
|
Tujuan
Pembelajaran Khusus (TPK) |
Pokok
Bahasan |
Metoda |
Alat
Bantu/Media |
Referensi |
|
Setelah
mengikuti materi ini peserta mampu: |
||||
|
1.
Menerangkan kesalahan yang biasa
dialami oleh content creator |
Kesalahan
Content Creator Pemula |
- CTJ - Curah
Pendapat - Diskusi
Kelompok |
- Laptop - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
|
2. Menguraikan
cara menghadapi hambatan dalam berkarya |
Cara
menghadpai hambatan dalam berkarya |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
|
3. Mengimplemntasikan
tips untuk creator pemula |
Tips
untuk creator pemula |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
Nomor :
MI 2
Materi : Panduan Menjadi Content Creator
Waktu : 5 Jpl (T = 2 Jpl, P = 3 Jpl, PL= 0 Jpl)
Tujuan
Pembelajran Umum (TPU) : Setelah
selesai mengikuti materi ini, peserta mampu menelaah panduan menjadi seorang content
creator.
|
Tujuan
Pembelajaran Khusus (TPK) |
Pokok
Bahasan |
Metoda |
Alat
Bantu/Media |
Referensi |
|
Setelah
mengikuti materi ini peserta mampu: |
||||
|
1.
Menjelaskan cara membangun Personal
Branding |
Membangun
Personal Branding |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
|
2.
Menrancang Content Pillar dan
Editorial Plan |
Content
Pillar dan Editorial Plan |
- CTJ - Curah
Pendapat - Tugas
menyusun content pillar |
- Laptop - Handphone - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
|
3.
Menggunakan alat-alat dalam
pembuatan suatu content |
Alat
Membuat Content |
- CTJ - Curah
Pendapat - Diskusi
Kelompok |
- Laptop - Smartphone - LCD - ATK Bahan Tayang |
Modul
Pelatihan |
Nomor :
MI 3
Materi : Membuat Content Creative
Waktu : 14 Jpl (T = 6 Jpl, P = 8 Jpl, PL= 0 Jpl)
Tujuan
Pembelajran Umum (TPU) : Setelah
selesai mengikuti materi ini, peserta mampu menciptakan content creative.
|
Tujuan
Pembelajaran Khusus (TPK) |
Pokok
Bahasan |
Metoda |
Alat
Bantu/Media |
Referensi |
|
Setelah
mengikuti materi ini peserta mampu: |
||||
|
1. Menentukan
pemilihan dasar tema |
Pemilihan
dasar tema |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
|
2. Menemukan
sumber ide dalam membuat content |
Sumber
ide content |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
|
3. Berfikir
kritis dalam membuat content |
Creative
Thingking |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK Bahan Tayang |
Modul
Pelatihan |
|
4. Membuat
content dengan teknik storytelling |
Storytelling |
- CTJ - Curah
Pendapat - Penugasan
membuat storytelling |
- Laptop - Smartphone - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
|
5. Membuat
content dengan teknik copywriting |
Copywriting |
- CTJ - Curah
Pendapat - Penugasan
membuat copywriting |
- Laptop - Smartphone - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
Nomor :
MI 4
Materi : Pemasaran
Content
Waktu : 9 Jpl
(T = 5 Jpl, P = 4 Jpl, PL= 0 Jpl)
Tujuan
Pembelajran Umum (TPU) : Setelah
selesai mengikuti materi ini, peserta mampu mendemonstrasikan content dengan
benar.
|
Tujuan
Pembelajaran Khusus (TPK) |
Pokok
Bahasan |
Metoda |
Alat
Bantu/Media |
Referensi |
|
Setelah
mengikuti materi ini peserta mampu: |
||||
|
1. Menyebutkan
definisi mengenai content marketing |
Content
Marketing |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
|
2. Memberi
contoh platform untuk memasarkan content |
Platform
media sosial |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
|
3. Menganalisis
strategi dalam memposting content |
Strategi
posting content |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK Bahan Tayang |
Modul
Pelatihan |
|
4. Menganalisa
performa content |
Analisa
performa content |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK Bahan Tayang |
Modul
Pelatihan |
Nomor :
MI 5
Materi : Membangun kerja sama dengan Brand
Waktu : 8 Jpl (T = 3 Jpl, P = 5 Jpl, PL= 0 Jpl)
Tujuan
Pembelajran Umum (TPU) : Setelah
selesai mengikuti materi ini, peserta mampu membangun hubungan baik dalam kerja
sama dengan brand
|
Tujuan
Pembelajaran Khusus (TPK) |
Pokok
Bahasan |
Metoda |
Alat
Bantu/Media |
Referensi |
|
Setelah
mengikuti materi ini peserta mampu: |
||||
|
1. Menjelaskan
mengenai creator economy |
Creator
Economy |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
|
2. Menciptakan
penghasialan dari media sosial |
Menghasilkan
uang dari media sosial |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK - Bahan
Tayang |
Modul
Pelatihan |
|
3. Merancang
teknik agar dapat menjalin kerja sama dengan brand |
Teknik
dilirik dan bernegosiasi dengan brand |
- CTJ - Curah
Pendapat |
- Laptop - LCD - ATK Bahan Tayang |
Modul
Pelatihan |
Nomor :
MP 1
Materi : Building Learning Commitment
Waktu : 3 Jpl (T = 1 Jpl, P = 2, Jpl, PL= 0 Jpl)
Tujuan
Pembelajran Umum (TPU) : Setelah
selesai mengikuti materi ini, peserta dapat berperilaku kondusif dan sepakat
untuk menciptakan iklim pembelajaran yang positif selama pelatihan berlangsung.
|
Tujuan
Pembelajaran Khusus (TPK) |
Pokok
Bahasan |
Metoda |
Alat
Bantu/Media |
Referensi |
|
Setelah
mengikuti materi ini peserta mampu: |
||||
|
1. Saling
mengenal antar peserta pelatihan content creator |
Perkenalan |
- Dialog - Hubungan
saling silang |
- Papan
Tulis - Kertas
Hvs -
Flip Chart |
Modul
Pelatihan |
|
2. Menyiapkan
diri untuk belajar secara aktifr dan kondusif |
Penyiapan
Diri |
- Dialog - Hubungan
saling silang - Games |
- Papan
Tulis - Kertas
Hvs -
Flip Chart |
Modul
Pelatihan |
|
3. Merumuskan
harapan-harapan yang ingin dicapai selama proses pembelajaran maupun hasil
akhir dari pembelajaran |
Harapan
Bersama |
- Dialog - Curah
Pendapat - Diskusi
Kelompok |
- Papan
Tulis - Flip
Chart |
Modul
Pelatihan |
|
4. Merumuskan
kesepakatan bersama mengenai norma yang harus dianut peserta pelatihan serta
kontrol kolektif dalam norma kelas selama pelatihan berlangsung |
Norma
dan Kontrol Kolektif |
- Curah
Pendapat - Diskusi
Kelompok |
- Papan
Tulis - Flip
Chart |
Modul
Pelatihan |
BAB VII
DIAGRAM PROSES PEMBELAJARAN
Pre-Test Penutupan Wawasan: 1.
Konsep
Dasar Content Creator 2.
Potensi
kerja Content Creator Pengetahuan dan Keterampilan: 1.
Mengimplementasikan
cara berfikir seorang content creator 2.
Menelaah
panduan menjadi seorang content creator 3.
Menciptakan
content yang creative dan menarik daya minat 4.
Mendemonstrasikan
content diberbagai platfrom media sosial 5.
Membangun
kerja sama dengan berbagai brand dalam pembuatan content sehingga
menghasilkan uang E V A L U A S I Rencana
Tindak Lanjut (RTL) Building
Learning Commitment (BLC) Post
Test & Evaluasi Penyelenggara Pembukaan
BAB VIII
EVALUASI
A. Peserta
Evaluasi
dilakukan untuk mengetahui hasil pembelajaran dari peserta. Evaluasi terhadap
peserta dilakukan melalui:
1. Penjajakan
awal melalui pre test atau pemetaan pemahaman awal peserta.
2. Post
test untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah diterima.
B. Pelatih/Fasilitator
Evaluasi
dilakukan untuk mengetahui kemampuan pelatih, fasilitator, atau narasumber
dalam memfasilitasi dan menyampaikan materi pembelajaran sesuai dengan tujuan
yang telah ditetapkan yang dapat dipahami dan diserap peserta, yaitu:
1. Penguasaan
materi
2. Ketepatan
waktu
3. Sistematika
penyajian
4. Penggunaan
metode dan alat bantu pelatihan
5. Empati,
gaya, dan sikap terhadap peserta
6. Penggunaan
bahasa dan volume suara
7. Pemberian
motivasi belajar kepada peserta
8. Pencapaian
Tujuan Pembelajaran Umum
9. Memberikan
kesempatan tanya jawab
10. Kemampuan
menyajikan
11. Kerja
sama antar-Tim pelatih.
C.
Penyelenggaraan
Evaluasi
ini untuk mengetahui kualitas penyelenggaraan pelatihan dengan sub komponen
sebagai berikut:
1. Pengalaman
peserta dalam pelatihan ini
2. Rata-rata
penggunaan metode pembelajaran oleh pengajar
3. Tingkat
semangat peserta untuk mengikuti program pelatihan
4. Tingkat
kepuasan peserta terhadap proses belajar mengajar
5. Kenyamanan
ruang kelas
6. Penyediaan
alat bantu pelatihan dalam kelas
7. Penyediaan
dan pelayanan bahan belajar (seperti pengadaan dan bahan diskusi)
Comments
Post a Comment